Home / Pusat & Provinsi / Tutup Bimtek Sumbagut, Ketua FPKS DPR RI: Miliki Mental Pemenang untuk Lakukan Ekspansi dan Kolaborasi
Tutup Bimtek Sumbagut, Ketua FPKS DPR RI: Miliki Mental Pemenang untuk Lakukan Ekspansi dan Kolaborasi

Tutup Bimtek Sumbagut, Ketua FPKS DPR RI: Miliki Mental Pemenang untuk Lakukan Ekspansi dan Kolaborasi

Jakarta – Bimbingan Teknis V Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota Fraksi PKS se Sumbagut resmi ditutup, hadir dalam penutupan tersebut, Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini untuk memberikan arajan sekaligus menutup acara Bimtek, Sabtu (19/2/2023). 

Dalam kesempatan tersebut, Jazuli mendoakan seluruh anggota dewan yang hadir terpilih kembali menjadi anggota dewan di masa yang akan datang. 

“Saya mendoakan agar Bapak/ Ibu semua yang hadir disini, agar Allah memilih kembali untuk menjadi anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota pada Pemilu tahun 2024 nantinya”, kata Jazuli disambut riuh peserta yang hadir. 

Jazuli menuturkan untuk menjadi pemenang, hal yang sangat penting untuk diperhatikan adalah masalah mental. Mental kita untuk menyakini bahwa kemenangan harus dicapai dengan kolaborasi dan ekspansi ke berbagai tempat dan lapisan masyarakat. 

“Kita harus memiliki mental pemenang, agar semangat ekspansi dan kolaborasi berwujud kepada kemenangan di pemilu tahun 2024 nantinya”, tambah Jazuli. 

Acara yang berlangsung di Hotel Mercure Jakarta Batavia sejak tanggal 16 Februari 2023 ini mengambil tema Semangat Ekspansi & Kolaborasi Anggota DPRD untuk Memberikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat di isi dengan pemateri dari Kemendagri, KPU, Bawaslu dan pengurus DPP PKS.

Check Also

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Jakarta, 2 Oktober 2026 — Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, meminta penguatan tata kelola Program MBG dilakukan secara menyeluruh, mulai dari keamanan pangan hingga transparansi angaran. Ia menilai perubahan skema insentif SPPG menjadi Rp2.000 per porsi harus diikuti dengan standar mutu yang tegas. “Insentif Rp2.000 per porsi jangan hanya dihitung sebagai biaya

Leave a Reply