Home / Pusat & Provinsi / Plt Kapusdik Pancasila dan Konstitusi Apresiasi PKS Partai Paling Disiplin dan Tertib
Plt Kapusdik Pancasila dan Konstitusi Apresiasi PKS Partai Paling Disiplin dan Tertib

Plt Kapusdik Pancasila dan Konstitusi Apresiasi PKS Partai Paling Disiplin dan Tertib

Bogor– Pelaksana Tugas Kepala Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi Elisabeth mengapresiasi PKS sebagai partai paling tertib dan disiplin mengikuti setiap rangkaian acara Bimtek. 

Hal ini disampaikannya dalam penutupan Bimbingan Teknis Hukum Acara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum yang digelar Mahkamah Konstitusi bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Kamis (11/5/2023). 

“Pengalaman dalam menyelenggarakan Bimtek, saya bisa sebutkan ini Partai paling tertib dan disiplin mengikuti setuap tahapan acara sampai selesai, terima kasih PKS semoga bisa menjadi contoh bagi yang lain,” ucap Elisabeth. 

Lantas ia menerangkan Dalam bimtek ini, para peserta telah mendapatkan materi-materi penting terkait penyelesaian perselisihan hasil pemilu dan diharapkan dapat memahami prosedur beracara di MK.

“Bimtek yang berlangsung selama 4 hari peserta mendapatkan materi penting khususnya terkait PHP, kami berharap setelah mengikuti bimtek inj peserta dapat memahami prosedur di MK sehingga meepermudah proses persidangan dan dapat menyelesaikan dengan baik,” tutur Elisabeth. 

Lebih lanjut Elisabeth berharap PKS bisa menjadi sahabat MK sebagai sarana untuk masyarakat memperoleh keadilan. 

“Kami ucapkan terimakasih kepada PKS karena telah beesedia mengikuti kegiatan selama 4 hari kami berharap saudara bisa menjadi sahabat MK yang dapat meningkatkan akses masyarakat untuk mendapatkan keadilan,” pungkasnya. 

Check Also

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Jakarta, 2 Oktober 2026 — Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, meminta penguatan tata kelola Program MBG dilakukan secara menyeluruh, mulai dari keamanan pangan hingga transparansi angaran. Ia menilai perubahan skema insentif SPPG menjadi Rp2.000 per porsi harus diikuti dengan standar mutu yang tegas. “Insentif Rp2.000 per porsi jangan hanya dihitung sebagai biaya

Leave a Reply