Home / Pusat & Provinsi / Syaikhu Bertemu Pengurus Pamsimas se-Kabupaten Bekasi Saat Reses
Syaikhu Bertemu Pengurus Pamsimas se-Kabupaten Bekasi Saat Reses

Syaikhu Bertemu Pengurus Pamsimas se-Kabupaten Bekasi Saat Reses

Anggota DPR RI Ahmad Syaikhu bertemu dengan Pengurus Program Pengadaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) se-Kabupaten Bekasi, di Tambun Selatan, Senin (24/7). 

Kegiatan ini merupakan agenda reses Syaikhu yang berlangsung dari 21-29 Juli 2023. 

“Bersyukur saya bisa bertemu bapak ibu dari Pamsimas. Kita bisa berdialog terkait berbagai persoalan yang mungkin dihadapi di wilayah masing-masing,” ujar Syaikhu yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat 7 yang meliputi Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta. 

Menurut Syaikhu, air bersih dan sanitasi layak adalah kebutuhan dasar manusia. 

“Ini salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals/SDGs) pada sektor lingkungan hidup,” kata Syaikhu. 

Karena itu, keberadaan Pengurus Pamsimas sangat penting untuk membantu pemerintah dan masyarakat. 

“Pengurus Pamsimas punya peran vital untuk membantu pemerintah,” tegas Presiden PKS itu. 

Pengurus Pamsimas dari Desa Mangun Jaya Darkum memberikan apresiasi atas terselenggaranya pertemuan ini. 

“Reses Pak Ustadz Syaikhu sangat bermanfaat bagi kami. Semoga aspirasi kami bisa diperjuangkan,” ujarnya. 

Dalam acara tersebut, hadir 100 orang dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi. Syaikhu didampingi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Faizal Hafan Farid, Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi Budi MM, Tenaga Ahli Anggota DPR RI Erwyn Kurniawan.

Check Also

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Jakarta, 2 Oktober 2026 — Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, meminta penguatan tata kelola Program MBG dilakukan secara menyeluruh, mulai dari keamanan pangan hingga transparansi angaran. Ia menilai perubahan skema insentif SPPG menjadi Rp2.000 per porsi harus diikuti dengan standar mutu yang tegas. “Insentif Rp2.000 per porsi jangan hanya dihitung sebagai biaya

Leave a Reply