Home / Pusat & Provinsi / Sebanyak 26 Operator Ambulans di Jawa Barat mendapat Penghargaan dari DPW PKS Jabar – DPW PKS Jawa Barat
Sebanyak 26 Operator Ambulans di Jawa Barat mendapat Penghargaan dari DPW PKS Jabar – DPW PKS Jawa Barat

Sebanyak 26 Operator Ambulans di Jawa Barat mendapat Penghargaan dari DPW PKS Jabar – DPW PKS Jawa Barat


Bandung – PKS Jawa Barat memberikan apresiasi dan penghargaan kepada 26 operator ambulan yang berasal dari 26 kota/kabupaten di Jawa Barat. Satu-satu dari mereka dipanggil ke panggung untuk menerima penghargaan yang langsung diberikan oleh Haru Suandharu, Ketua DPW PKS Jawa Barat, Kamis (17/08/2023).

Pemberian penghargaan tersebut berlangsung setelah upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI di lapangan Hotel Mason Pine, Kota Baru Parahyangan, Kab. Bandung Barat.

Para operator ambulans tersebut diberikan apresiasi khusus karena jasanya dalam membantu masyarakat selama ini. Menurut Kang Haru, selama ini merekalah yang jam kerjanya hampir 24 jam. Mereka dengan tulus membantu warga yang sakit maupun melakukan pengantaran jenazah yang bahkan tak kenal waktu.

“Oleh karena itu kami berikan penghargaan khusus kepada para operator ambulans tersebut, kami beri apresiasi kepada mereka. Mungkin mereka tak dikenal masyarakat sebagaimana caleg, tapi jasanya dalam membantu masyarakat sangat berarti,” ujar Kang Haru.

Wajah-wajah bangga dan terharu terpancar dari para operator ambulans tersebut. Mereka yang terbiasa bertugas di lapangan, hari itu bertemu dan bersilaturahim dengan saudara satu profesi yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Check Also

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Jakarta, 2 Oktober 2026 — Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, meminta penguatan tata kelola Program MBG dilakukan secara menyeluruh, mulai dari keamanan pangan hingga transparansi angaran. Ia menilai perubahan skema insentif SPPG menjadi Rp2.000 per porsi harus diikuti dengan standar mutu yang tegas. “Insentif Rp2.000 per porsi jangan hanya dihitung sebagai biaya

Leave a Reply