Home / Pusat & Provinsi / Legislator PKS Sefty Yuslinah Bersama Gubernur Bengkulu Bagikan Alsintan
Legislator PKS Sefty Yuslinah Bersama Gubernur Bengkulu Bagikan Alsintan

Legislator PKS Sefty Yuslinah Bersama Gubernur Bengkulu Bagikan Alsintan

Guna meningkatan produktivitas pertanian, Pemerintah Provinsi Bengkulu menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada Kelompok Tani di Kabupaten Kaur, Desa Jembatan Dua Kecamatan Kaur Selatan, Ahad (08/10).

Dalam hal ini turun langsung menyerahkan yakni Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan didampingi Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Provinsi Bengkulu Sefty Yuslinah.

Dalam sambutannya, Gubernur Bengkulu mengatakan penyerahan alsintan ini merupakan salah satu program dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Sehingga walaupun saat ini masih berada pada kondisi kemarau, petani tetap bisa produktif melalui kegiatan pembinaan melalui Petugas Penyuluhan Lapangan (PPL) Pertanian.

Ditambahkan Rohidin, ungkapan terima kasih kepada PPL Pertanian yang selalu siaga mendukung dan mengarahkan petani untuk cerdas bertani sawah.

“Saya juga berterima kasih dengan PPL yang selalu mendampingi petani. Walaupun musim kemarau namun telah membuat petaninya semakin semangat,” imbuhnya.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Provinsi Bengkulu berharap bantuan alsintan berupa handtractor ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

Dikatakan Srikandi PKS yang juga akan kembali mengikuti Pemilu 2024 untuk DPRD provinsi dari Dapil Bengkulu Selatan – Kaur ini, bahwa program ini sudah sejalan dengan program kampanye PKS yakni salah satunya perut kenyang yang patut kami dukung.

“Tentu dengan peningkatan hasil tani, kita berharap mampu menekan angka stunting sebab semua sudah sejahtera,” pungkasnya.

Check Also

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Jakarta, 2 Oktober 2026 — Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, meminta penguatan tata kelola Program MBG dilakukan secara menyeluruh, mulai dari keamanan pangan hingga transparansi angaran. Ia menilai perubahan skema insentif SPPG menjadi Rp2.000 per porsi harus diikuti dengan standar mutu yang tegas. “Insentif Rp2.000 per porsi jangan hanya dihitung sebagai biaya

Leave a Reply