
Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka) DPRa Cimuning melaksanakan kunjungan silaturahmi kepada ibu-ibu yang memiliki anak disabilitas. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan dukungan moral atas kesabaran serta ketelatenan para ibu dalam menjalani peran mulia mereka.
Kunjungan dilaksanakan pada 16 dan 27 Desember dengan menyambangi empat keluarga penyandang disabilitas di RW 02, RW 12, dan RW 13 Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Bipeka DPRa Cimuning, Puspita Kusumawati, sebagai bentuk komitmen dalam membersamai dan menguatkan para ibu.
Melalui silaturahmi ini, Bipeka DPRa Cimuning mendengarkan kisah perjuangan para ibu sekaligus menguatkan semangat agar mereka tetap tegar dan bahagia. Menjadi ibu bagi anak disabilitas adalah amanah istimewa yang membutuhkan kesabaran dan keteguhan hati. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tidaklah seorang Muslim tertimpa kelelahan, penyakit, kesedihan, kesusahan, gangguan, bahkan duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan sebagian dosa-dosanya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Mengusung tema “Ibu Sehat dan Bahagia, Melahirkan Keluarga Tangguh”, kegiatan ini menegaskan bahwa kesehatan dan kebahagiaan ibu—baik fisik, mental, maupun spiritual—merupakan fondasi utama ketahanan keluarga. Islam memuliakan peran ibu, sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:
“Ibumu, kemudian ibumu, kemudian ibumu, kemudian ayahmu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Melalui momentum Hari Ibu ini, Bipeka DPRa Cimuning berharap tumbuh kepedulian bersama untuk terus memberikan dukungan, empati, dan penghargaan kepada para ibu, khususnya mereka yang membersamai anak-anak berkebutuhan khusus. Semoga kegiatan ini membawa ketenangan dan semangat baru, serta menguatkan keyakinan bahwa dari ibu yang sehat dan bahagia akan lahir keluarga yang tangguh dan penuh cinta.
Selamat Hari Ibu. Terima kasih untuk para ibu hebat atas kesabaran dan cinta yang tak pernah lelah.
(Humas DPRa Cimuning )
DPC PKS Kec. Mustikajaya Solid. Melayani. Raih Kemenangan.