Bandung — Kondisi masyarakat Aceh masih jauh dari pulih, DPW PKS kirim 10 Relawan untuk membantu proses pemulihan di wilayah terdampak.
“Di beberapa lokasi, listrik masih padam, lumpur masih menumpuk di rumah-rumah, dan kayu gelondongan masih berserakan. Warga sedang berjuang menata hidup kembali,” kata Ketua DPW PKS Jabar, Iwan Suryawan saat melepas relawan di Bandara Soekarno–Hatta, Jumat (2/1/2026).
Para relawan yang diberangkatkan berasal dari berbagai latar belakang keahlian, mulai dari montir, paramedis, tenaga struktur bangunan, relawan psikososial, hingga tim dapur umum.
“Mereka dijadwalkan bertugas hingga 11 Januari 2026, bergabung bersama relawan lokal untuk membersihkan pemukiman, memulihkan fasilitas warga, serta mendampingi masyarakat secara kemanusiaan,” terang Iwan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat.
Memasuki fase pemulihan, pekerjaan warga Aceh masih panjang: membersihkan lumpur, memperbaiki rumah, memastikan kebutuhan dasar, hingga memulihkan aktivitas sehari-hari. Karena itu, kehadiran relawan dianggap penting untuk mengisi ruang-ruang kebutuhan yang belum tertangani.

“Kita ingin menyampaikan pesan sederhana bahwa Indonesia tidak meninggalkan Aceh,” tutur Iwan.
Iwan berharap keberangkatan ini menjadi pengingat bagi masyarakat luas bahwa kepedulian tidak boleh berhenti hanya karena sorotan media berkurang.
“Bencana tidak pernah memilih waktu. Selama masih ada warga yang berjuang bangkit, selama itu pula kita harus membersamai,” katanya.
Pesan untuk Relawan: Jaga Niat dan Keselamatan
Sebelum keberangkatan, Ketua Bidang Kepanduan dan Bela Negara PKS Jawa Barat, Bambang Yulianto, memberikan pembekalan khusus. Ia mengingatkan bahwa di wilayah bencana, risiko selalu ada.
“Kami menyampaikan kepada para relawan agar menitipkan keluarga dan meminta doa. Di lokasi, potensi bencana susulan tetap harus diwaspadai,” ujar ketua Bidang Kepanduan dan Bela Negara DPW PKS Jabar, Bambang Yulianto.
Ia juga menekankan pentingnya kekuatan spiritual dan kebersamaan.
“Perbanyak doa dan zikir, serta selalu saling menjaga. Tidak ada relawan yang bekerja sendiri,” tambahnya.
Setibanya di Aceh, tim PKS Jawa Barat akan bersinergi dengan relawan setempat, aparat desa, dan jaringan kebencanaan lokal. Pendekatan ini diharapkan membuat bantuan lebih tepat sasaran—tidak menggantikan peran warga, melainkan menguatkan mereka.
PKS Jawa Barat memastikan dukungan ke Aceh akan berlanjut, menyambung rangkaian bantuan sebelumnya ke wilayah terdampak lain di Sumatera.
DPC PKS Kec. Mustikajaya Solid. Melayani. Raih Kemenangan.