Bandung Barat — Hadir ke lokasi bencana, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Abah Iwan Suryawan, menegaskan bahwa kehadiran di lokasi bencana bukan sekadar bentuk simpati, tetapi pengingat bersama tentang pentingnya kepedulian terhadap lingkungan, kekuatan solidaritas relawan, serta tanggung jawab pemerintah untuk memastikan keluarga korban mendapatkan pendampingan dan kepastian.
“Dengan berada langsung di sini, saya merasakan betul bagaimana beratnya kehilangan orang-orang tercinta. Tidak ada kata yang cukup untuk menggambarkan kesedihan keluarga yang ditinggalkan,” kata Iwan Suryawan yang juga akrab disapa Abah Iwan di sela peninjauan lokasi longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Senin (26/ 1/ 2026).
Menurutnya, kehilangan akibat bencana harus menjadi refleksi kolektif agar masyarakat, relawan, dan seluruh unsur pemerintahan bergerak seiring—bukan hanya dalam proses pencarian, tetapi juga dalam pemulihan fisik dan mental para penyintas.
Ia kemudian menarik peristiwa ini ke refleksi yang lebih luas tentang tanggung jawab kolektif terhadap lingkungan dan sesama. Bencana, menurutnya, sering datang tanpa bisa diperkirakan, tetapi dampaknya selalu menyentuh orang-orang yang paling kita sayangi.
“Bencana ini mengingatkan kita bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan sesama bukan hanya soal hari ini, tetapi tentang melindungi orang-orang yang kita cintai di masa depan,” ujar Ketua DPW PKS Jabar ini.
Di tengah aktivitas pencarian dan pembersihan material longsor, Abah Iwan juga menyoroti peran para relawan yang bekerja di medan berat, baik secara fisik maupun mental. Ia menekankan bahwa keselamatan dan kekuatan tim di lapangan harus menjadi perhatian utama agar proses kemanusiaan dapat berjalan berkelanjutan.
“Saya melihat langsung bagaimana para relawan bekerja di medan yang tidak mudah—menguras tenaga, pikiran, dan perasaan. Karena itu, relawan harus saling menjaga dan menguatkan satu sama lain di lapangan,” terangnya
Menurutnya, upaya pencarian korban tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga tentang memberikan ketenangan bagi keluarga yang menunggu kepastian.
“Proses pencarian harus terus dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan tim, agar keluarga yang menunggu di rumah mendapat kejelasan tentang nasib orang-orang yang mereka cintai,” lanjut Abah Iwan.

Selanutnya, pada level koordinasi, Abah Iwan mengapresiasi langkah cepat berbagai unsur yang terlibat, mulai dari relawan, TNI, kepolisian, Basarnas, hingga jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Ia menilai sinergi lintas lembaga menjadi kunci agar penanganan bencana tidak berhenti pada fase tanggap darurat, tetapi berlanjut ke pendampingan jangka menengah.
“Saya mengapresiasi langkah cepat seluruh unsur yang sudah berada di lapangan, termasuk Gubernur dan Bupati yang langsung meninjau lokasi,” ujarnya.
Ia mendorong agar BPBD, Dinas Sosial, dan perangkat terkait memastikan dua hal berjalan beriringan: maksimalnya proses pencarian dan pendampingan psikososial bagi keluarga korban.
“Proses pencarian harus terus dioptimalkan, dan keluarga yang menunggu juga perlu didampingi agar mendapatkan ketenangan dalam menghadapi situasi ini,” kata Abah Iwan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya perhatian terhadap kondisi para relawan di lapangan, termasuk aspek kesehatan dan kebutuhan dasar mereka.
“Perlu ada perhatian khusus pada kondisi relawan, mulai dari asupan, pemeriksaan kesehatan, hingga ruang istirahat, agar mereka tetap kuat secara fisik dan mental dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini,” ujarnya.
Terakhir, Abah Iwan menyoroti kepedulian masyarakat yang mulai mengalir dari berbagai daerah sebagai kekuatan sosial yang harus dijaga dan disinergikan dengan kerja pemerintah. Menurutnya, kolaborasi antara warga, relawan, dan negara menjadi fondasi agar penanganan bencana tidak hanya cepat, tetapi juga berkelanjutan dan manusiawi.
“Kepedulian masyarakat yang datang sedikit demi sedikit adalah kekuatan besar. Jika disinergikan dengan kerja pemerintah, kita bisa memastikan penanganan bencana ini berjalan lebih tertata dan memberi ketenangan bagi keluarga yang terdampak,” pungkasnya.
DPC PKS Kec. Mustikajaya Solid. Melayani. Raih Kemenangan.