Home / Pusat & Provinsi / Cara Ahmad Syaikhu Genjot Elektabilitas di Pilgub Jabar 2024 – DPW PKS Jawa Barat
Cara Ahmad Syaikhu Genjot Elektabilitas di Pilgub Jabar 2024 – DPW PKS Jawa Barat

Cara Ahmad Syaikhu Genjot Elektabilitas di Pilgub Jabar 2024 – DPW PKS Jawa Barat

Bandung, detik.com – Pasangan calon gubernur Jawa Barat Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie berada dalam urutan kedua, pada survey elektabilitas Poltracking Indonesia yang digelar pada 8-14 September 2024.
Adapun dalam hasil survei tersebut, pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan unggul dengan elektabilitas 65,9%. Sementara pasangan bertajuk ASIH tersebut berada pada urutan kedua dengan elektabilitas 11,8%.

Sementara itu, Acep Adang Ruhiyat-Gitalis Dwi Natarina memperoleh elektabilitas 5,2%. Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja menyusul dengan perolehan elektabilitas 2,9%.

Soal elektabilitas, Ahmad Syaikhu tak mau ambil pusing terhadap hal tersebut. Menurutnya, masih ada waktu hingga masa pencoblosan 27 November untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.

“Biasa survei begitu, hari kerja yang kurang dari 60 hari ini saya berkeliling ke kabupaten kota dalam upaya untuk menjangkau masyarakat,” ujar Syaikhu di Lapangan Gasibu Mini, Kota Bandung, Selasa (1/10/2024).

Dalam waktu kurang dari dua bulan, Syaikhu berharap, usaha terjun langsung ke masyarakat dapat berdampak pada hasil survei.

“Mudah-mudahan sejalan dengan usaha ini, survei akan terus semakin meningkat,” kata Syaikhu.

Check Also

Jebakan Pungli dan Pinjol Mengancam Ekonomi Keluarga Jabar, Abah Iwan Dorong Resiliensi Berbasis Kesaktian Pancasila – DPW PKS Jawa Barat

Jebakan Pungli dan Pinjol Mengancam Ekonomi Keluarga Jabar, Abah Iwan Dorong Resiliensi Berbasis Kesaktian Pancasila – DPW PKS Jawa Barat

BANDUNG — Di tengah kondisi perekonomian hari ini, warga Jawa Barat menghadapi ancaman ganda yang nyata: maraknya indikasi praktik dugaan pungutan liar (pungli) serta jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal dan judi online yang menggerogoti ketahanan keluarga. “Hari Kesaktian Pancasila ini harus jadi cermin bersama dan sarana otokritik bagi kita di pemerintahan. Ketahanan ekonomi warga Jawa

Leave a Reply