Home / Pusat & Provinsi / Catatan Harian Presiden PKS: Memberikan Bantuan Pembangunan Kantor Speed Ojol Dawuan Karawang
Catatan Harian Presiden PKS: Memberikan Bantuan Pembangunan Kantor Speed Ojol Dawuan Karawang

Catatan Harian Presiden PKS: Memberikan Bantuan Pembangunan Kantor Speed Ojol Dawuan Karawang

Salah satu agenda Kunjungan Kerja Perorangan saya adalah meninjau pembangunan Kantor Serikat Pengemudi Daring (Speed) Ojol di Dawuan, Karawang. Saya ingin melihat langsung proses pembangunan dan kendala apa saja yang dihadapi.

Jangan membayangkan ini kantor seperti lazimnya. Luasnya hanya 3×4 meter. Tentu saja sangat minimalis. Bangunannya pun sederhana. 

Dalam kunjungan tersebut, saya mengajak mereka berbincang. Saya persilahkan mereka mengajukan pertanyaan dan keluh-kesahnya sebagai pengemudi Ojol. 

Para pengojek online menyampaikan perlu nya mereka bergabung dalam asosiasi. Tujuannya agar bisa memperjuangkan aspirasi secara berkelompok. Itulah sebabnya dibentuk wadah Speed.

Disampaikan juga tentang pembangunan kantor. Gunanya untuk tempat bertemu dan merumuskan kebijakan. Mereka butuh bantuan dalam proses pembangunannya.

Mendengar itu, saya pun memberikan bantuan batu bata dan dana untuk membangun kantor. Jumlahnya tak seberapa, tapi semoga dapat membantu sehingga Kantor Speed menjadi layak. 

Kunjungan Kerja Perorangan ini saya lakukan dalam kapasitas sebagai Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat 7 yang meliputi Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta. Dilaksanakan pada 13-15 Januari 2023.

Check Also

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Jakarta, 2 Oktober 2026 — Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, meminta penguatan tata kelola Program MBG dilakukan secara menyeluruh, mulai dari keamanan pangan hingga transparansi angaran. Ia menilai perubahan skema insentif SPPG menjadi Rp2.000 per porsi harus diikuti dengan standar mutu yang tegas. “Insentif Rp2.000 per porsi jangan hanya dihitung sebagai biaya

Leave a Reply