Home / Pusat & Provinsi / Dua Warga Parung Panjang Tewas Tertimpa Truk, Legislator PKS Jabar Desak Pemerintah Lakukan Tindakan Darurat – DPW PKS Jawa Barat
Dua Warga Parung Panjang Tewas Tertimpa Truk, Legislator PKS Jabar Desak Pemerintah Lakukan Tindakan Darurat – DPW PKS Jawa Barat

Dua Warga Parung Panjang Tewas Tertimpa Truk, Legislator PKS Jabar Desak Pemerintah Lakukan Tindakan Darurat – DPW PKS Jawa Barat


Kabupaten Bogor— Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Achmad Ru’yat menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Ibu dan anak di Kecamatan Parungpanjang akibat tertimpa truk tambang yang melebihi muatan.

“Saya sampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya seorang ibu dan anak di kampung caringin desa Gorowong Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor,” ucap Ru’yat dalam akun medsos nya, Ahad (17/12/2023).

Anggota Legislatif dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Jawa Barat itupun mendesak agar Pemprov Jawa Barat dan Pemda Kabupaten Bogor untuk melakukan tindakan prefentif menyikapi peristiwa tersebut.

“Saya sampaikan ke Gubernur lakukan tindakan terukur dan darurat koordinasi ke semua pihak termasuk Plt Bupati Bogor agar peristiwa ini tidak terjadi lagi,” tegasnya.

“Pelajaran yang sangat mahal, saya mendesak untuk melakukan langkah terukur dan darurat beri pelayanan terbaik kepada korbandan harus dipastikan truk di luar kesepakatan jam operasional jangan sampai terulang,” imbuh dia.

Sebenarnya, Kecelakaan maut terjadi di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang merenggut dua nyawa. Kedua korban adalah pengendara motor bernama Isnawati (34) dan anaknya yang tewas tertimpa truk terguling di Jalan Raya Sudamanik, Desa Gorowong, Parung Panjang.

Check Also

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Jakarta, 2 Oktober 2026 — Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, meminta penguatan tata kelola Program MBG dilakukan secara menyeluruh, mulai dari keamanan pangan hingga transparansi angaran. Ia menilai perubahan skema insentif SPPG menjadi Rp2.000 per porsi harus diikuti dengan standar mutu yang tegas. “Insentif Rp2.000 per porsi jangan hanya dihitung sebagai biaya

Leave a Reply