Home / Pusat & Provinsi / Kunjungi Posko Mudik 8 PKS Jatim, Presiden Ahmad Syaikhu Beri Apresiasi dan Coba Layanan Pijat Gratis
Kunjungi Posko Mudik 8 PKS Jatim, Presiden Ahmad Syaikhu Beri Apresiasi dan Coba Layanan Pijat Gratis

Kunjungi Posko Mudik 8 PKS Jatim, Presiden Ahmad Syaikhu Beri Apresiasi dan Coba Layanan Pijat Gratis

Sidoarjo – Sehari setelah dilaunching, Presiden PKS Ahmad Syaikhu langsung mengunjungi Posko Mudik 8 PKS Jawa Timur (Jatim) yang ada di kawasan Terminal Purabaya, Kamis, (20/4).

Syaikhu hadir ditemani oleh Ketua dan Sekretaris DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan dan Ahmadi. Dalam kunjungannya, Syaikhu langsung mencoba layanan pemeriksaan kesehatan.

“Alhamdulillah semuanya normal,” kata perawat yang memeriksa.

Menurutnya, Posko Mudik 8 PKS Jatim yang ada di Terminal Purabaya ini istimewa, karena fasilitasnya relatif lengkap.

“Luar biasa posko ini, selalu stand by melayani masyarakat yang sedang mudik. Tempatnya strategis, dekat dengan masjid, toilet banyak, tim pijatnya enak, ada banyak mainan untuk anak, dan seterusnya,” jelasnya.

Ia kemudian mempersilakan para pemudik untuk mampir ke Posko Mudik 8 PKS yang ada di seluruh Indonesia.

“Mudah-mudahan layanan kami ini bisa memudahkan para pemudik, silakan mampir ke posko-posko kami,” katanya.

Ketua DPW PKS Irwan Setiawan menyambut baik kedatangan Presiden PKS. Ia tidak menyangka, Ahmad Syaikhu akan berkunjung kembali setelah tahun lalu juga mengunjungi Posko Mudik 8 PKS yang juga dibuka di Terminal Purabaya.

“Istimewa, Posko Mudik kami kembali dikunjungi Presiden PKS. Ini upaya kami untuk melayani masyarakat. Mohon doanya agar kami tetap konsisten melayani rakyat,” pungkas Irwan.

Check Also

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Jakarta, 2 Oktober 2026 — Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, meminta penguatan tata kelola Program MBG dilakukan secara menyeluruh, mulai dari keamanan pangan hingga transparansi angaran. Ia menilai perubahan skema insentif SPPG menjadi Rp2.000 per porsi harus diikuti dengan standar mutu yang tegas. “Insentif Rp2.000 per porsi jangan hanya dihitung sebagai biaya

Leave a Reply