Home / Pusat & Provinsi / Sekjen PKS Ingin Pemuda Indonesia Punya Program Jitu
Sekjen PKS Ingin Pemuda Indonesia Punya Program Jitu

Sekjen PKS Ingin Pemuda Indonesia Punya Program Jitu

Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi menyampaikan perlu menyusun sejumlah kegiatan strategis terkait kepemimpinan pemuda sesuai keperluan kaum milenial saat ini.

Hal itu disampaikan Habib Aboe saat memberikan sambutan dan arahan dalam kegiatan Sosialisasi Program Bidang Kepemudaan DPP PKS yang dilaksanakan secara daring, Jakarta Selasa (17/1/2023) kemarin.

“Kita perlu berhati-hati dalam penyusunan program kegiatan harus dilihat dari segi prioritas program tersebut,” kata Habib Aboe seperti disampaikan pada wartawan, Jakarta, Rabu (18/1/2023).

Lebih lanjut, Habib Aboe mengatakan setiap daerah belum tentu sama dalam penyusunan program. Sehingga perlu benar-benar serius merancang apa yang dibutuhkan pemuda saat ini.

“Tiap pemuda beda zaman beda kebutuhan dan beda permasalahan, sehingga dalam menyusun program strategis bagi pemuda perlu berbasis prioritas utama, jangan asal membuat sesuai keinginan tanpa melalui kajian mendalam serta pertimbangan khusus,” jelas politisi asal Kalimantan Selatan itu.

Untuk itu, Habib Aboe mengingatkan untuk setiap program kegiatan harus saling berkoordinasi satu sama lainnya. Yang nantinya, program yang telah diprioritaskan siap pakai

“Harus koordinasi baik tingkat DPP, BPW, DPW, hingga sampai tingkat yang paling bawah supaya tidak terjadi miss komunikasi dalam program tersebut,” pungkas Habib Aboe.

Sumber: LINTAS PARLEMEN

Check Also

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Jakarta, 2 Oktober 2026 — Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, meminta penguatan tata kelola Program MBG dilakukan secara menyeluruh, mulai dari keamanan pangan hingga transparansi angaran. Ia menilai perubahan skema insentif SPPG menjadi Rp2.000 per porsi harus diikuti dengan standar mutu yang tegas. “Insentif Rp2.000 per porsi jangan hanya dihitung sebagai biaya

Leave a Reply