Home / Pusat & Provinsi / Silaturahmi Koalisi Perubahan, Kepanduan PKS Lampung Sambangi Garda Pemuda Nasdem
Silaturahmi Koalisi Perubahan, Kepanduan PKS Lampung Sambangi Garda Pemuda Nasdem

Silaturahmi Koalisi Perubahan, Kepanduan PKS Lampung Sambangi Garda Pemuda Nasdem

Bandar Lampung – Setelah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memastikan mendukung Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai bakal calon wakil presiden (bacawapres) mendampingi Anies Baswedan, Bidang Kepanduan DPW PKS Lampung segera melakukan konsolidasi dengan partai pengusung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Dipimpin oleh Cucu Mulyono dan Joni Warman, Bidang Kepanduan DPW PKS Lampung menyambangi Garda Pemuda Nasdem di jalan Ahmad Yani, Rabu (20/9). Rombongan Kepanduan diterima oleh Sekretaris Bapilu Nasdem Dedi Damhudi, Wakil Ketua Garda Pemuda Nasdem Aditya dan Tommy.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bidang Kepanduan DPW PKS Lampung Cucu Mulyono menyampaikan bahwa tujuan silaturahmi ini untuk mengokohkan koalisi perubahan di daerah dalam rangka keamanan dan pemenangan capres cawapres Anies-Muhaimin.

“PKS sudah fix mendukung pasangan Anies-Muhaimin, maka kami di daerah pun segera berkonsolidasi untuk memenangkan pasangan ini di Provinsi Lampung. Kita maksimalkan koalisi partai nasionalis dan religius untuk keamanan dan kebaikan di masyarakat,” kata Cucu.

Untuk tindak lanjut dari pertemuan hari ini, Cucu mengatakan akan ada diskusi lanjutan terkait program kerja nyata yang bisa dilakukan oleh PKS, Nasdem, dan PKB.

“Setelah ini kita akan silaturahmi ke PKB, lalu kita bahas bersama program apa yang bisa kita lakukan bersama-sama dalam rangka memenangkan pasangan Anies-Muhaimin,” ujar Cucu.

Check Also

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Jakarta, 2 Oktober 2026 — Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, meminta penguatan tata kelola Program MBG dilakukan secara menyeluruh, mulai dari keamanan pangan hingga transparansi angaran. Ia menilai perubahan skema insentif SPPG menjadi Rp2.000 per porsi harus diikuti dengan standar mutu yang tegas. “Insentif Rp2.000 per porsi jangan hanya dihitung sebagai biaya

Leave a Reply