Home / Pusat & Provinsi / Tutup Kunjungan ke Bengkulu, Irwan Prayitno Isi Kajian Hingga Ikut Senam Gemuja Bengkulu
Tutup Kunjungan ke Bengkulu, Irwan Prayitno Isi Kajian Hingga Ikut Senam Gemuja Bengkulu

Tutup Kunjungan ke Bengkulu, Irwan Prayitno Isi Kajian Hingga Ikut Senam Gemuja Bengkulu

Bengkulu — Mengakhiri rangkaian agendanya di Bengkulu, Ketua Dewan Pakar DPP PKS Irwan Prayitno mengisi kajian grup WA Safari Subuh Rang Minang dan simpatisan PKS di Masjid Al-Hasyim, Kecamatan Teluk, Kota Bengkulu, Ahad, (18/12/2022).

Banyak jamaah yang antusias hadir untuk mendengarkan kajian agama yang diisi oleh pria yang pernah menjadi Gubernur Sumatera Barat dua periode tersebut.

Dalam kajiannya, Prof Irwan menyampaikan dua sikap dalam mencari ketenangan hidup.

“Dua hal yang harus kita tanamkan dalam mencapai ketenangan yakni syukur dan sabar. Insya Allah hidup menjadi tenang,” ungkap Anggota DPR RI dari Fraksi PKS 1999-2009 tersebut.

Sebelumnya pada hari Sabtu (17/12/22), Irwan telah mengikuti beberapa agenda diantaranya bertemu Anggota DPRD PKS se-Provinsi Bengkulu dan bertemu Anggota PKS tingkat Pelopor yang bertempat di hotel Rafflesia Kota Bengkulu. Malamnya berdialog dengan menghadirkan setidaknya 100 tokoh dari berbagai profesi, agama, dan kompetensi se-provinsi Bengkulu.

Pada Jum’at (16/8/22) lalu, ia sempat menjadi pemateri dialog bersama pemuda-pemudi se-provinsi Bengkulu dengan tema “Milenial melek politik, kenapa tidak?” yang menghadirkan pula tokoh pemuda Bengkulu Pihan Pino.

Selepas kajian subuh, agenda Irwan Prayitno ditutup dengan mengikuti senam bersama Gerakan Pemuda Jam Gadang (Gemuja) di Pantai Panjang.

Sebelum bertolak ke Jakarta yang direncanakan pada Ahad siang (18/12/2022), Irwan Prayitno sempat memberikan kuliah pada mahasiswanya melalui zoom meeting

Check Also

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Rp10 T MBG Harus Kembali ke Piring Anak, Jangan Hilang di Tengah Jalan – DPW PKS Jawa Barat

Jakarta, 2 Oktober 2026 — Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, meminta penguatan tata kelola Program MBG dilakukan secara menyeluruh, mulai dari keamanan pangan hingga transparansi angaran. Ia menilai perubahan skema insentif SPPG menjadi Rp2.000 per porsi harus diikuti dengan standar mutu yang tegas. “Insentif Rp2.000 per porsi jangan hanya dihitung sebagai biaya

Leave a Reply