Home / Pusat & Provinsi / Jadi Ketua Dewan Penasihat PKS, Tifatul: Selain Berisi, Nasihat Juga Mesti Lembut
Jadi Ketua Dewan Penasihat PKS, Tifatul: Selain Berisi, Nasihat Juga Mesti Lembut

Jadi Ketua Dewan Penasihat PKS, Tifatul: Selain Berisi, Nasihat Juga Mesti Lembut

Dewan Penasihat tingkat DPP PKS sudah siap bertugas setelah dilantik pada Pelantikan Dewan Penasihat di Aula Kantor DPTP PKS, Jalan TB Simatupang, Jumat, (20/1/2023).

Dewan Penasihat ini diisi oleh Tifatul Sembiring sebagai ketua serta sepuluh anggota yang terdiri dari KH Abdul Hasib Hasan, Komjen Pol (Purn) Adang Daradjatun, Azhar Combo, Chairul Anwar, Farida Syamsuddin, Mustafa Kamal, KH Muhammad Nasir Zein, Siti Zainab, Prof Sanusi Uwes, dan Mayjen (Purn) Deddy S. Budiman.

Ketua Dewan Penasihat Tifatul Sembiring menyampaikan sambutannya usai pembacaan ikrar yang dipimpin langsung oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu.

Tifatul menyebut tujuan utama adanya Dewan Penasihat ini adalah untuk menjaga soliditas partai dan memberikan bimbingan dan penyuluhan sesuai kurikulum organisasi partai.

Tugas Dewan Penasihat, sambung Tifatul, selain menjaga partai secara internal, juga memberikan masukan terkait hubungan partai dengan masyarakat, tokoh, dan pemerintah.

Menteri Komunikasi dan Informatika periode 2009-2014 ini juga mengingatkan kepada anggotanya untuk menasihati dengan lembut sembari mengutip firman Allah kepada Musa yang diperintahkan untuk menghadapi Firaun dengan kalimat yang lembut.

“Kepada Fir’aun saja kita disuruh berkata lembut,” ujarnya.

Ia juga mengutip Gurindam 12 karya Raja Ali Haji.

“Siapa berkata kasar, banyak orang merasa gusar. Siapa berkata lembut, banyak orang jadi pengikut,” kutipnya.

Menurutnya, Dewan Penasihat juga harus memperhatikan cara penyampaiannya agar bisa diterima dengan baik oleh yang dinasihati.

“Jadi nasihat ini disamping berisi, juga mesti lembut,” tambahnya.

Check Also

Diskriminasi Bukan Solusi, PKS Jabar Hadir Dampingi Masyarakat Rentan HIV – DPW PKS Jawa Barat

Diskriminasi Bukan Solusi, PKS Jabar Hadir Dampingi Masyarakat Rentan HIV – DPW PKS Jawa Barat

Bandung — Stigma dan diskriminasi terhadap masyarakat rentan tertular HIV masih menjadi tantangan serius dalam upaya penanganan masalah sosial di tengah masyarakat. Pendekatan yang menghakimi dan mengucilkan dinilai tidak hanya gagal menyelesaikan persoalan, tetapi justru membuat mereka semakin jauh dari edukasi dan pembinaan. Menyikapi hal tersebut, PKS Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembinaan umat

Leave a Reply