Home / Pusat & Provinsi / Ini Bukan Hanya Soal Hukum – DPW PKS Jawa Barat
Ini Bukan Hanya Soal Hukum – DPW PKS Jawa Barat

Ini Bukan Hanya Soal Hukum – DPW PKS Jawa Barat

Bandung – Taufik Hidayat, tersangka kasus penganiayaan terhadap pasangannya YTR (29 tahun) selama tiga tahun, telah berhasil ditangkap oleh Polda Jawa Barat di Ciparay, Kabupaten Bandung. Iwan Suryawan, menyampaikan apresiasi atas penangkapan tersebut — sekaligus mengajak masyarakat untuk tidak berhenti pada sorak sorai atas tertangkapnya pelaku. 

“Saya sedih mendengar ini, sedih yang dalam. Tiga tahun seseorang menderita, dan kita — sebagai masyarakat, sebagai tetangga, sebagai sesama — tidak ada yang tahu. Atau mungkin… ada yang tahu, tapi tidak berani bicara. Ini yang menurut saya perlu kita renungkan bersama, ujar Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Suryawan atau akrab disapa Abah Iwan Suryawan di Bandung pada Rabu (24/ 6/ 2026).

Abah Iwan Suryawan mengapresiasi Polda Jawa Barat yang berhasil menangkap tersangka Taufik Hidayat — yang sempat berstatus buron — dan akhirnya ditangkap di Ciparay, Kabupaten Bandung.

“Saya mengapresiasi Polda Jawa Barat yang berhasil menangkap tersangka. Semoga proses hukum berjalan seadil-adilnya dan semoga YTR dan keluarganya mendapat kekuatan,” tegasnya.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Polisi Rudi Setiawan, memastikan tim dokter forensik RSHS Bandung telah mengidentifikasi seluruh luka yang dialami YTR. Kondisi korban kini berangsur membaik — ia sudah bisa berbicara dan menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Polda Jabar.

Gubernur Dedi Mulyadi turut menyampaikan apresiasi atas penangkapan tersangka dan menegaskan agar pelaku mendapat hukuman yang setimpal.

Namun, ada pertanyaan yang tidak bisa dijawab oleh proses hukum sendirian: bagaimana seseorang bisa menderita selama tiga tahun tanpa ada yang tahu? Ini bukan pertanyaan untuk mencari siapa yang harus disalahkan.

Ini pertanyaan untuk membangun kewaspadaan — bahwa lingkungan yang aman tidak lahir dari instruksi, tapi dari budaya saling menjaga yang kita hidupkan setiap hari, dari satu rumah ke rumah berikutnya.

“Kita semua tahu kaidah nyaah ka sasama — menyayangi sesama itu cakupannya bukan hanya keluarga sendiri, bukan hanya yang kita kenal dekat, tapi siapa saja yang ada di sekitar kita karena memuliakan manusia itu tanggung jawab kita semua,” kata Abah Iwan Suryawan yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat.

Untuk itu, Abah Iwan menghimbau pada masyarakat agar senantiasa waspada. Caranya, dengan senantiasa bertanya kabar, mulai dari anggota keluarga dan tetangga.

“Lebih dari itu — saya ingin mengajak kita semua untuk senantiasa waspada dengan cara saling bertanya kabar apakah anak-anak kita aman, kemudian orang di sekitar kita sudah baik-baik saja? Apakah ada tetangga yang diam-diam membutuhkan pertolongan hari ini? Bukan sekadar basa-basi, namun agar kita saling menjaga dan peduli,” upungkasnya.

Kasus ini bermula ketika kakak korban, ASS, dihubungi seseorang tak dikenal melalui WhatsApp pada Jumat, 12 Juni 2026 — memberitahu bahwa adiknya berada di IGD Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Itu adalah pertemuan pertama ASS dengan adiknya setelah tiga tahun tanpa kabar. 

Polisi menduga YTR disekap dan dianiaya menggunakan tangan, benda tumpul, dan senjata tajam selama kurun waktu tersebut. Korban mengalami luka berat di kepala, wajah, dan kaki — matanya tidak bisa melihat secara normal, bibirnya sumbing, sulit berbicara, dan tidak bisa berjalan. Ditemukan pula bekas sundutan rokok di tubuh korban.

Taufik Hidayat sempat berstatus buron dengan sayembara Rp250 juta dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelum akhirnya ditangkap. Kapolda Jawa Barat, Irjen Polisi Rudi Setiawan, memastikan tim dokter forensik RSHS Bandung telah mengidentifikasi seluruh luka yang dialami YTR. Kondisi korban kini berangsur membaik — ia sudah bisa berbicara dan menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Polda Jabar.

Check Also

Server Error, Skor Berubah-ubah, Tedy Rusmawan Desak Gubernur Turun Tangan – DPW PKS Jawa Barat

Server Error, Skor Berubah-ubah, Tedy Rusmawan Desak Gubernur Turun Tangan – DPW PKS Jawa Barat

BANDUNG — Delapan ratus dua puluh enam ribu lulusan SMP dan MTs di Jawa Barat berebut 363 ribu kursi sekolah negeri — dan sistem yang seharusnya membantu justru menambah masalah. Untuk itu, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tedy Rusmawan mendesak Gubernur dan Wakil Gubernur untuk turun langsung menyelesaikan persoalan ini. “Terkait banyaknya kendala SPMB, kami

Leave a Reply