Home / Pusat & Provinsi / Tantangan Ideologi dan Era Modern Meningkat, PKS Jabar Kokohkan Peran DSW Melalui Supervisi DSP – DPW PKS Jawa Barat
Tantangan Ideologi dan Era Modern Meningkat, PKS Jabar Kokohkan Peran DSW Melalui Supervisi DSP – DPW PKS Jawa Barat

Tantangan Ideologi dan Era Modern Meningkat, PKS Jabar Kokohkan Peran DSW Melalui Supervisi DSP – DPW PKS Jawa Barat

CIREBON — Menjawab tantangan pembinaan kader dan dinamika keumatan di era modern, Dewan Syariah Pusat (DSP) PKS menggelar Supervisi Pembinaan ke Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS Jawa Barat. Agenda bertema “Mengokohkan Peran DSW dalam Mengawal Nilai Islam Rahmatan Lil Alamin” ini diselenggarakan untuk memastikan garis pembinaan syariah dan tata kelola organisasi di tingkat wilayah hingga daerah berjalan kokoh dan terukur.

“Acara ini merupakan sarana pengawasan, pembinaan, dan pengarahan dari DSP agar kegiatan-kegiatan dewan syariah dapat berjalan sesuai rencana, standar, dan tujuannya,” ujar Mahmud Mahfud atau akrab disapa Ustadz Mahfud di Kabupaten Cirebon, pada Sabtu (31/10/2026).

Langkah penguatan ini berakar pada kebutuhan penguatan kapasitas struktur syariah di Jawa Barat dalam mengawal nilai-nilai keislaman yang inklusif di tengah masyarakat.

Sebagai wilayah dengan basis kader yang besar, keberadaan instrumen dewan syariah di tingkat wilayah maupun daerah menjadi benteng utama dalam menjaga integritas moral, kepatuhan organisasi, serta relevansi dakwah politik partai di tengah perubahan sosial yang cepat.

Guna menjawab tuntutan zaman tersebut, Anggota DPR RI, Netty Prasetiyani menekankan perlunya pendekatan yang adaptif dalam membina kader.

“Dewan Syariah diharapkan dapat terus melakukan edukasi kesyariahan kepada para kader yang sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman,” tegas Netty.

Sementara itu, Muslih Abdul Karim, dalam Taujih Syariah menegaskan pentingnya kehadiran struktur dewan syariah yang inklusif dan dirasakan manfaatnya oleh publik luas. Menurutnya, Dewan Syariah harus semakin kokoh dalam membersamai dan membimbing masyarakat agar senantiasa teguh memegang nilai-nilai syariat Islam.

Upaya penguatan tata kelola organisasi ini dilanjutkan dengan pembekalan kembali mengenai AD/ART serta Tata Kelola DSP, DSW, dan DED yang disampaikan langsung oleh Iman Santoso, guna memastikan keseragaman pemahaman administrasi dan etika di seluruh jajaran pengurus.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran Dewan Pimpinan Tinggi Wilayah (DPTW) PKS Jawa Barat, pengurus DSW, serta Dewan Etik Daerah (DED) se-Jawa Barat. Rangkaian acara diisi dengan paparan riset Hasil Kuesioner Pemetaan DSW Jabar oleh Ustadz Nandar Sunandar, dan ditutup dengan sesi Liqa’ Maftuh (forum terbuka) yang dipandu oleh Ustadz Abdullah Khaidir bersama Tim DSP PKS.

Check Also

Ngabudah Perdana, DPW PKS Jabar Ajak Kaum Muda Kupas Budaya Sunda dan Lawan Stigma “Orang Sunda Pemalas” – DPW PKS Jawa Barat

Ngabudah Perdana, DPW PKS Jabar Ajak Kaum Muda Kupas Budaya Sunda dan Lawan Stigma “Orang Sunda Pemalas” – DPW PKS Jawa Barat

Bandung — Stigma negatif yang melekat pada orang Sunda dan menguatnya gengsi dalam berbahasa daerah menjadi tantangan tersendiri dalam merawat kebudayaan Sunda. Menjawab hal tersebut, Bidang Seni Budaya DPW PKS Jawa Barat menggelar diskusi budaya perdana bertajuk Ngabudah (Ngabahas Budaya Daerah) bersama budayawan Sunda, Robi Maulana Zulkarnain. Dalam episode perdana ini, Robi menyoroti stigma “orang

Leave a Reply