Home / Pusat & Provinsi / Kecolongan Lagi di Kasus GGAPA, Wakil Ketua FPKS Kembali Suarakan Pembentukan TGIPF
Kecolongan Lagi di Kasus GGAPA, Wakil Ketua FPKS Kembali Suarakan Pembentukan TGIPF

Kecolongan Lagi di Kasus GGAPA, Wakil Ketua FPKS Kembali Suarakan Pembentukan TGIPF

Jakarta — Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, Netty Prasetiyani menilai Pemerintah kecolongan lagi soal kasus gagal ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) pada anak.

“Ditemukannya kasus baru ini menandakan pemerintah kecolongan. Bahwa  selama ini penanganan serta pengusutan kasus tersebut belum sampai ke akar-akarnya. Jika memang penyebab kasus baru ini adalah cemaran obat lagi,  maka kita tidak bisa membayangkan berapa banyak obat tercemar yang beredar,” kata Netty dalam keterangan media, Kamis, (09/02).

Politisi PKS asal Jawa Barat ini sejak awal sudah meminta pemerintah untuk membentuk tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) untuk mengusut secara tuntas kasus gangguan ginjal akut.

Netty menyebut harus ada evaluasi menyeluruh dan tuntas,  baik dari sisi pengawasan obat maupun fungsi  lembaga-lembaga terkait.

“Evaluasi menyeluruh ini mendesak  dilakukan agar  tidak ada lagi kasus serupa yang menelan korban. Bisa jadi ada kesalahan sistemik yang harus segera dibenahi terkait peredaran obat tersebut,” katanya.

Ketua DPP PKS Bidang Kesejahteraan Sosial ini juga meminta agar lembaga pemerintah yang berwenang tidak lepas tangan dan berani untuk bertangung jawab.

“Lembaga pemerintah yang berwenang tidak boleh lepas tanggung jawab. Bukankah lembaga terkait sudah dibekali tupoksi dan  anggaran  untuk mencegah hal semacam itu terjadi?” tambahnya.

Sementara itu, kata Netty, Polri harus menuntaskan penyelidikan secara transparan dan akurat.

“Tuntaskan penyelidikan, jangan setengah-setengah, dan bongkar sampai ke akar-akarnya. Jika ditemukan pelanggaran, maka harus diproses dan ditindak sesuai hukum,” kata Netty.

Check Also

Antisipasi Pangan Mahal, PKS Jabar Bekali Kader Budidaya Ikan Langsung di Waduk Cirata – DPW PKS Jawa Barat

Antisipasi Pangan Mahal, PKS Jabar Bekali Kader Budidaya Ikan Langsung di Waduk Cirata – DPW PKS Jawa Barat

Cianjur — Dengan hampir 52 juta jiwa penduduk, Jawa Barat masih sangat bergantung pada pasokan pangan dari luar provinsi. Di saat yang sama, inflasi pangan terus bergerak dan lahan pertanian terus menyusut. Menjawab tekanan itu, Bidang Pertanian, Peternakan, dan Nelayan (BPPN) DPW PKS Jawa Barat membekali utusan dari 13 kota dan kabupaten dengan pelatihan budidaya

Leave a Reply