Home / Pusat & Provinsi / TKD Amin Jabar Adakan Konsolidasi Guna Susun Strategi di 2024 – DPW PKS Jawa Barat
TKD Amin Jabar Adakan Konsolidasi Guna Susun Strategi di 2024 – DPW PKS Jawa Barat

TKD Amin Jabar Adakan Konsolidasi Guna Susun Strategi di 2024 – DPW PKS Jawa Barat


Memasuki penghujung tahun 2023, sejumlah Tim Kampanye Daerah (TKD) mulai menyusun strategi-strategi kampanye yang akan digencarkan pada awal tahun 2024 mendatang.

Seperti halnya TKD pemenangan AMIN (Anies – Cak Imin) yang mulai menyusun program untuk menggencarkan kampanye selanjutnya.

Ketua TKD AMIN Jawa Barat, Haru Suandharu (Kang Haru) mengatakan, pada rapat konsolidasi TKD AMIN Jabar kali ini, pihaknya menekankan kepada para Juru Kampanye (jurkam) untuk lebih menguasai materi-materi kampanye, supaya pemaparan visi misi AMIN tersampaikan lebih detail ke masyarakat.

“Hari ini kita mengundang TKD Jawa Barat, juga TKD kota kabupaten, juga jurkam tingkat provinsi. Tadi juga ada paparan dari timnas, pendalaman visi misi, supaya para jurkam dapat memahami visi misi AMIN dan program kampanya AMIN, agar mereka dalam sosialisasi berkampanye sehari-hari bisa semakin menguasai materi,” ucap Haru (27/12/2023).

Selain itu, Kang Haru menambahkan, di tengah waktu kampanye yang tinggal menghitung hari, pihaknya berharap keefisienan tim-nya dalam berkampanye.

“Kita juga akan diskusikan perkembangan hasil survey, strategi kampanye ke depan ya,  jadwal kampanye kapan pak Anies akan ke jawa barat. Kemudian juga pergerakan dari tim kampanye. Mudah-mudahan semakin efektif ya ditengah waktu yang semakin menyempit. Mudah-mudahan yang kita targetkan bisa tercapai, Insya Allah, tutup Haru.

Check Also

Pengawasan dan Kualitas Layanan Harus Tetap Dijaga – DPW PKS Jawa Barat

Pengawasan dan Kualitas Layanan Harus Tetap Dijaga – DPW PKS Jawa Barat

Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, mendukung kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang melarang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan barang-barang bersubsidi seperti LPG 3 kilogram, beras SPHP, dan minyak goreng MinyaKita. Menurut Netty, kebijakan tersebut merupakan langkah yang tepat untuk memastikan subsidi pemerintah

Leave a Reply