Home / Pusat & Provinsi / Bulan Penuh Berkah, Presiden PKS Luncurkan Lagu Salawat
Bulan Penuh Berkah, Presiden PKS Luncurkan Lagu Salawat

Bulan Penuh Berkah, Presiden PKS Luncurkan Lagu Salawat

Jakarta — Presiden PKS Ahmad Syaikhu meluncurkan lagu salawat di Bulan Ramadan 1444 H atau tahun 2023. Ketua DPP PKS Bidang Humas Ahmad Mabruri mengungkapkan momentum Ramadan sebagai bulan kebaikan menginspirasi setiap orang untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Salah satu fadilah mendekatkan diri secara spiritual adalah melantunkan salawat kepada Nabi Muhammad SAW. Apalagi salah satu bentuk ibadah yang digemari masyarakat Indonesia adalah salawat sebagai bentuk ekspresi kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

“Pada bulan Ramadan banyak kebaikan sehingga peluncuran lagu salawat oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu juga diharapkan bisa menginspirasi kebaikan,” papar Mabruri dalam keterangannya, Sabtu (8/4/2023).

Mabruri menambahkan, hadirnya lagu salawat sebagai ajakan mengisi Ramadan dengan kegiatan yang damai, sejuk dan menyenangkan.

Ramadan adalah bulan penuh keberkahan bagi semua kalangan. Mabruri menyampaikan, visi Islam Rahmatan Lil’alamin PKS adalah mengekspresikan dengan nyata bahwa Islam bisa dilihat dalam bentuk yang sejuk dan damai.

“Ramadan ini adalah bulan berkah, jadi yang kita tampilkan yang sejuk dan damai. PKS mengajak semua kalangan untuk berkomunikasi dengan cara yang menyenangkan di bulan suci ini. Komunikasi paling menyejukkan salah satunya dengan salawat,” ungkap Mabruri.

Mabruri menyebut peluncuran lagu salawat Presiden PKS Ahmad Syaikhu dilakukan serentak pada Sabtu, 8 April 2023 di kanal Youtube PKS TV dan serentak di semua kanal media sosial seluruh struktur PKS di seluruh Indonesia.

Check Also

Relawan ke NTT Bukan untuk Menyelesaikan Bencana — Tapi Agar Mereka Tahu Tidak Sendirian – DPW PKS Jawa Barat

Relawan ke NTT Bukan untuk Menyelesaikan Bencana — Tapi Agar Mereka Tahu Tidak Sendirian – DPW PKS Jawa Barat

Bandung — Bencana tak jarang menimbulkan rasa kehilangan bagi yang mengalaminya. Karenanya, kehadiran saudara bisa cukup berarti. Dari keyakinan itulah, dua belas relawan terlatih diberangkatkan membawa keahlian, kepedulian, dan kehadiran dari saudara-saudara mereka di Jawa Barat. “Dalam Islam, kita mengenal konsep ukhuwah wathaniyah — persaudaraan sebangsa setanah air. Ketika saudara kita di NTT tertimpa musibah

Leave a Reply