Home / Pusat & Provinsi / Dukung Pemberantasan Mafia TPPO, Legislator PKS Yakin Pemerintah Bisa Endus Oknum Pejabat yang Terlibat
Dukung Pemberantasan Mafia TPPO, Legislator PKS Yakin Pemerintah Bisa Endus Oknum Pejabat yang Terlibat

Dukung Pemberantasan Mafia TPPO, Legislator PKS Yakin Pemerintah Bisa Endus Oknum Pejabat yang Terlibat

Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher meminta pemerintah agar serius memberantas sindikat mafia TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang).

“Keberadaan mafia TPPO telah menimbulkan korban yang tidak sedikit. Pemerintah harus serius memberantasnya, jangan sekadar basa-basi. Awali dengan membersihkan oknum pejabat yang terlibat membekingi TPPO,” kata Netty dalam keterangan medianya, Sabtu, 8 April 2023.

Menurut Netty, pemerintah memiliki semua instrumen untuk membongkar sindikat tersebut, mulai dari UU Nomor 21 Tahun 2007 hingga unsur aparat seperti Polri dan BIN.

“Pemerintah seharusnya bisa tahu soal oknum pejabat yang terlibat. Agak aneh kalau sampai tidak mampu mendeteksi keberadaan sindikat tersebut,” kata Netty.

Selain itu, Netty juga mempertanyakan realisasi program sosialisasi cegah trafficking yang dibuat Lembaga atau kementerian terkait.

“Apakah selama ini edukasi dan sosialisasi  tentang bahaya TPPO sudah dilakukan secara masif dan merata? Faktanya di lapangan masih banyak anak-anak bangsa yang tertipu dengan modus TPPO,” kata Netty.

Terakhir, Netty mendukung Menkopolhukam untuk memberantas TPPO di berbagai wilayah Indonesia.

“Pemberantasan sindikat mafia TPPO ini harus dimulai dengan meringkus oknum pejabat yang terlibat. Proses dan berikan hukuman yang tegas agar menjadi contoh bagi yang lainnya. Sudah saatnya hukum di Indonesia ditegakkan dengan benar, bukan dipermainkan,” tandas Netty.

Check Also

Saat Banyak yang Dilupakan, Lansia di Cianjur Selatan Justru Disambangi dan Dimuliakan – DPW PKS Jawa Barat

Saat Banyak yang Dilupakan, Lansia di Cianjur Selatan Justru Disambangi dan Dimuliakan – DPW PKS Jawa Barat

Bandung — Di hari yang secara nasional ditetapkan untuk mengenang dan memuliakan para orang tua, sebagian dari mereka justru duduk menunggu di sudut-sudut pelosok yang jarang dijangkau. Hari ini, di Pondok Pesantren Al Furqon, Kecamatan Sindang Barang, Cianjur Selatan, kehadiran itu akhirnya datang — dalam bentuk daging kurban, paket sembako, dan santunan bagi 23 lansia

Leave a Reply