Home / Pusat & Provinsi / Kunjungi Kesultanan Ternate, Presiden PKS Sebut Otsus Moloku Kie Raha Perlu Dipertimbangkan
Kunjungi Kesultanan Ternate, Presiden PKS Sebut Otsus Moloku Kie Raha Perlu Dipertimbangkan

Kunjungi Kesultanan Ternate, Presiden PKS Sebut Otsus Moloku Kie Raha Perlu Dipertimbangkan

TERNATE — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu memiliki kesan tersendiri saat mengunjungi kedaton Kesultanan Ternate.

Ia menyebut, penyambutan hangat dan secara kekeluargaan oleh perangkat Kesultanan Ternate, membuat ia sangat berbahagia.

Lebih lanjut, Syaikhu mengatakan, pihaknya mendapatkan aspirasi baru, terkait Moloku Kie Raha menjadi Daerah Otonomi Khusus. Yang mana, hal itu, merupakan keinginan pihak Perangkat Kesultanan.

“Kami dapat aspirasi baru, bagaimana dari kesultanan dapat perhatian khusus dari pemerintah pusat, dalam hal ini, daerah otonomi khusus. Dan itu perlu dipertimbangkan,” ungkapnya, Jumat (9/12/2022).

Sebab, baginya, jika dilihat dari sejarah, Kesultanan Ternate memiliki kontribusi besar kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sehingga, dengan adanya perhatian khusus tersebut, masyarakat disekitar kesultanan, lebih semangat dan saling mensejahterakan.

“Kesultanan Ternate dari sejarahnya pernah berkontribusi besar kepada NKRI, menyatukan NKRI. Maka, keinginan tersebut perlu dipertimbangkan,” ucapnya.

Selain itu, ia juga memberikan bantuan dana untuk Kesultanan Ternate senilai Rp100 juta. “Rp100 juta itu alakadarnya saja, untuk mensupport kegiatan Kesultanan Ternate,” ujarnya

Untuk diketahui, dalam pertemuan ini Presiden PKS didampingi Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Wilayah Indonesia Timur, DR H. Muhammad Kasuba, MA, Ketua DPW PKS Maluku Utara Is Suaib, dan anggota DPR RI Fraksi PKS Saadiah Uluputty.

Sumber: KALESANG

Check Also

Antisipasi Pangan Mahal, PKS Jabar Bekali Kader Budidaya Ikan Langsung di Waduk Cirata – DPW PKS Jawa Barat

Antisipasi Pangan Mahal, PKS Jabar Bekali Kader Budidaya Ikan Langsung di Waduk Cirata – DPW PKS Jawa Barat

Cianjur — Dengan hampir 52 juta jiwa penduduk, Jawa Barat masih sangat bergantung pada pasokan pangan dari luar provinsi. Di saat yang sama, inflasi pangan terus bergerak dan lahan pertanian terus menyusut. Menjawab tekanan itu, Bidang Pertanian, Peternakan, dan Nelayan (BPPN) DPW PKS Jawa Barat membekali utusan dari 13 kota dan kabupaten dengan pelatihan budidaya

Leave a Reply