Home / Pusat & Provinsi / Kunjungi Purwakarta, Presiden PKS Serahkan 6 ATM Beras untuk Ketahanan Pangan
Kunjungi Purwakarta, Presiden PKS Serahkan 6 ATM Beras untuk Ketahanan Pangan

Kunjungi Purwakarta, Presiden PKS Serahkan 6 ATM Beras untuk Ketahanan Pangan

PURWAKARTA – Memasuki musim paceklik seperti saat ini, inflasi akan kebutuhan bahan pokok semakin merangkak naik. Sehingga kondisi itu berpengaruh pada angka kemiskinan, akibatnya daya beli masyarakat yang menurun.

Dampaknya angka kemiskinan secara perlahan akan bertambah, sehingga perlu solusi untuk menangani permasalahan tersebut.

Agar angka kemiskinan bisa ditekan, Presiden PKS Ahmad Syaikhu memberikan solusi cerdas. Yaitu dengan memberikan bantuan bahan pokok, dengan menggunakan ATM.

Selain dapat mengentaskan kemiskinan, program tersebut juga membantu untuk ketahanan pangan. 

Ketua DPD Partai PKS Kabupaten Purwakarta, Moh Arief Kurniawan mengatakan bahwa ATM beras yang diberikan oleh PKS ada beberapa titik Sekabupaten Purwakarta.

“Ada 6 titik ATM beras yang diberikan oleh PKS di Kabupaten Purwakarta,” kata Arief, atau biasa disapa kang Akur. 

Program beras ATM ternyata mendapatkan sambutan yang luar biasa dari masyarakat, karena dengan adanya beras ATM masyarakat merasa terbantu.

“Disamping untuk mengentaskan kemiskinan, ATM beras juga sebagai bentuk ketahanan pangan untuk rakyat,” tambah kang Akur.

Program pemberian ATM beras tersebut, merupakan bentuk nyata PKS kepada masyarakat yang memberikan secara langsung dan manfaatnya terasa secara langsung.

Check Also

Server Error, Skor Berubah-ubah, Tedy Rusmawan Desak Gubernur Turun Tangan – DPW PKS Jawa Barat

Server Error, Skor Berubah-ubah, Tedy Rusmawan Desak Gubernur Turun Tangan – DPW PKS Jawa Barat

BANDUNG — Delapan ratus dua puluh enam ribu lulusan SMP dan MTs di Jawa Barat berebut 363 ribu kursi sekolah negeri — dan sistem yang seharusnya membantu justru menambah masalah. Untuk itu, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tedy Rusmawan mendesak Gubernur dan Wakil Gubernur untuk turun langsung menyelesaikan persoalan ini. “Terkait banyaknya kendala SPMB, kami

Leave a Reply