Home / Pusat & Provinsi / PKS Adakan Training Centre Bagi Finalis Lomba Baca Kitab Kuning Jawa Barat – DPW PKS Jawa Barat
PKS Adakan Training Centre Bagi Finalis Lomba Baca Kitab Kuning Jawa Barat – DPW PKS Jawa Barat

PKS Adakan Training Centre Bagi Finalis Lomba Baca Kitab Kuning Jawa Barat – DPW PKS Jawa Barat


BANDUNG — Sebanyak 25 para finalis Lomba Baca Kitab Kuning tingkat kota-kabupaten se-Jawa Barat mengikuti Training Centre LBKK selama dua hari di Villa Rumah Kayu, Jatinangor.

Training centre ini diadakan oleh panitia LBKK tingkat provinsi Jawa Barat dalam rangka penguatan sekaligus ajang silaturahim antar finalis Lomba Baca Kitab Kuning (LBKK) tingkat Kota-Kabupaten.

Acara dibuka oleh KH. Abdul Muiz sebagai unsur pimpinan Dewan Syariah Wilayah PKS Jawa Barat yang juga anggota Fraksi PKS Prov. Jawa Barat. Juga didampingi oleh Sekbid BPU. Ust. Hilman Darajat dan Ketua Panitia Ust. Iwan.

Acara Training Centre ini diselenggarakan sejak tanggal 13 hingga 14 Desember 2022, sebelum akhirnya para finalis ini akan mengikuti lomba tingkat Provinsi pada tanggal 15 Desember 2022.

Selanjutnya satu orang Finalis terbaik dari Jawa Barat, akan dikirim sebagai utusan peserta LBKK tingkat nasional di Jakarta pada tanggal 19 Desember mendatang.

PKS Jawa Barat sendiri sudah rutin menyelenggarakan lomba baca kitab kuning ini sejak enam tahun lalu. Mudah-mudahan dengan adanya lomba pembacaan kitab kuning ini, warisan ilmu dari salafus saleh ini bisa terjaga.

Check Also

Pemimpin Muda Jabar yang Dibutuhkan Bukan yang Paling Vokal di Medsos — Tapi yang Pernah Ada di Tengah Masyarakat – DPW PKS Jawa Barat

Pemimpin Muda Jabar yang Dibutuhkan Bukan yang Paling Vokal di Medsos — Tapi yang Pernah Ada di Tengah Masyarakat – DPW PKS Jawa Barat

Bandung — Gen Z hari ini adalah generasi terbesar dalam sejarah Indonesia — mencapai 74,93 juta jiwa atau hampir 28 persen dari total populasi. Mereka tumbuh dengan akses informasi yang tak terbatas, melek teknologi, dan tidak segan bersuara. Namun, ada satu persoalan yang terus mencuat: 60 persen dari mereka merasa kesenjangan sosial dan ekonomi berdampak

Leave a Reply