Home / Pusat & Provinsi / Relawan PKS Memperbaiki Akses Warga ke MCK – DPW PKS Jawa Barat
Relawan PKS Memperbaiki Akses Warga ke MCK – DPW PKS Jawa Barat

Relawan PKS Memperbaiki Akses Warga ke MCK – DPW PKS Jawa Barat


CIANJUR — Relawan PKS asal Wonogiri, Jawa Tengah membantu warga terdampak gempa yang ada di RT 02 RW 07 Dusun Sarongge, Desa Ciputri, Kec. Pacet. Ketua RT 02 secara khusus meminta bantuan kepada relawan PKS untuk memperbaiki MCK dan merobohkan musholla yang membahayakan akses warga menuju MCK. Jika tidak segera kondisi bangunan musholla yang rusak parah tersebut bisa runtuh tiba-tiba.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari permintaan warga kepada posko Kecamatan Pacet. Sebelumnya Relawan PKS Wonogiri juga telah selesai membantu warga di Posko PKS Limbangansari untuk memasang genteng masjid yang mengalami kerusakan.

PKS Kecamatan Pacet sendiri membuka posko di depan rumah makan Rindu Alam Cianjur. Dan semenjak hari pertama terjadinya gempa, sudah membantu warga yang terdampak di daerah Pacet.

Selain membersihkan reruntuhan, posko yang dimiliki PKS juga menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak gempa Cianjur. Bantuan tersebut selain berasal dari para Donatur, Aleg FPKS dari luar wilayah Jawa Barat juga sepakat memotong gaji mereka untuk membantu proses recovery pasca gempa Cianjur.

Sementara hingga hari ini Relawan PKS masih giat menyusuri wilayah-wilayh terdampak gempa untuk membantu warga yang membutuhkan. Para Relawan tersebut bertugas secara bergantian setiap minimal 3 hari sekali. Tak hanya dari wilayah Jawa Barat dan sekitarnya, mereka juga berdatangan dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Relawan PKS Bekerja dengan Gembira (Hermawan Wicaksono/PKS Foto)

Check Also

Pemimpin Muda Jabar yang Dibutuhkan Bukan yang Paling Vokal di Medsos — Tapi yang Pernah Ada di Tengah Masyarakat – DPW PKS Jawa Barat

Pemimpin Muda Jabar yang Dibutuhkan Bukan yang Paling Vokal di Medsos — Tapi yang Pernah Ada di Tengah Masyarakat – DPW PKS Jawa Barat

Bandung — Gen Z hari ini adalah generasi terbesar dalam sejarah Indonesia — mencapai 74,93 juta jiwa atau hampir 28 persen dari total populasi. Mereka tumbuh dengan akses informasi yang tak terbatas, melek teknologi, dan tidak segan bersuara. Namun, ada satu persoalan yang terus mencuat: 60 persen dari mereka merasa kesenjangan sosial dan ekonomi berdampak

Leave a Reply